BREAKING NEWS

Inovatif

Selasa, 08 Desember 2015

Gojek Tergolong Ekonomi Digital Jenis Market Place?


Menjamurnya bisnis internet, memunculkan ruang usaha baru di dunia digital. Seperti bisnis e-commerce yang sekarang lagi naik daun, Lazada dan Tokopedia. Belakangan muncul pula jenis jasa transportasi online seperti Go-Jek, dll. Dalam dunia bisnis, sektor tersebut akan dimasukkan dalam kategori baru yang saat ini aturannya masih diolah oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Panduan Investasi E-commerce

e-commerce
illustration:flickr

Franky Sibarani, Kepala BKPM, dalam rapat koordinasi Kementerian Perdagangan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), mengatakan kini muncul wacana untuk menambahkan jenis bidang usaha baru dalam ekonomi digital, yaitu market place. Hal ini untuk mengakomodir munculnya jenis usaha baru seiring kreatifitas pelaku bisnis dan berkembangnya teknologi.


Baca juga: Cicilan Ringan Pengemudi Gojek Mendapat Dukungan Dari Courts Flexiplans.


Seperti Gojek dan sejenisnya, mereka tidak mau digolongkan jenis usaha transportasi karena tidak memiliki armada secara langsung. Begitu juga Lazada dan Tokopedia, tidak mau dikategorikan bentuk perdagangan karena tidak memiliki stock barang sendiri. 


"Panduan Investasi E-Commerce yang akan diterbitkan diharapkan dapat memayungi ide bisnis baru semacam ini, sehingga memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Tentu akan dilakukan koordinasi dengan BPS terkait bidang usaha baru agar dapat tercatat pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI),”kata Franky, Selasa, 8 Desember 2015, dalam keterangan tertulisnya.


Sebelumnya, Menkominfo, Rudiantara menyatakan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan total nilai valuasi USD130 Miliar atau Rp1.756 Triliun. Target pemerintah pada tahun 2020, terdapat 1.000 Teknopreneur, dengan nilai valuasi USD10 Miliar atau Rp138 Triliun. Saat ini, BKPM sedang menyelesaikan pembahasan Panduan Investasi E-Commerce sebagai pengganti Perpres No.39 Tahun 2014. Pembahasannya telah memasuki tahap koordinasi bersama Kementerian Teknis. 

Note:
Nilai Valuasi Go-Jek Kini Di Atas US$1 Miliar atau Rp1,39 Triliun. 


Baca juga: Kunjungan Bapak Nadiem Makarim Ke AS Bersama Presiden Joko Widodo. 


Terkait rencana revisi Panduan Investasi, BKPM telah menerima 454 masukan . Kini menjadi 222, setelah dikelompokkan ke dalam jenis dan bidang usaha yang sama. Sektor ESDM 23 usulan, 
Kehutanan 9, Kesehatan 9, Keuangan 1, Komunikasi dan Informatika 8, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 7, Pekerjaan Umum 9, Pendidikan dan Kebudayaan 4, Perbankan 1, Perdagangan 32, Perhubungan 36, Perindustrian 9, Hankam 6, Pertanian 43, Ketenagakerjaan 2, dan sektor lainnya 16 usulan. 





source:okezone  
Share this article :

Posting Komentar

Silakan komentar yang baik dan sopan, sehingga menjadi media diskusi serta berbagi pengalaman.
Apabila Admin merasa, komentar Anda tidak relevan, mohon maaf jika tidak kami tayangkan.

 
Copyright © 2015 - 2018 ~ Gojek Bandung INFO
Powered by Blogger