BREAKING NEWS

Inovatif

Kamis, 03 Desember 2015

Driver Gojek Kena Denda, Tak Sengaja Terima Order Istri



Suspend Screenshot


Tanggapan beragam muncul dari para pengemudi GoJek, setelah  manajemen PT Go-jek Indonesia menSuspend sekitar 7.000 driver yang dianggap melakukan order fiktif. Sebagian menilai tindakan manajemen semena-mena dan tidak transparan. Dan yang lain beranggapan, manajemen GoJek telah tepat menindak mitra kerjanya karena terbukti berbuat curang saat melakukan order. 


Baca juga: 7000 Driver Go-Jek Terlibat Order Fiktif, Menurut Nadiem Makarim 


Anggapan itu muncul di beberapa akun facebook milik para driver Gojek. Seperti pengalaman dari pemilik akun yang bernama Anton Umbara.


Dia mengaku juga pernah terkena hukuman suspend, yang terjadi 1 bulan ke belakang. Penyebabnya adalah salah paham saja.
"Jujur aja ane pernah kena suspend awal bulan kemaren, ane lgsg urus ke Kemang Timur (Kantor pusat Go-Jek) dan disitu lgsg dikasih tau kesalahan ane dan jelas ada datanya", ungkap Anton. 


Baca juga: Tanggapan Manajemen Go-Jek Terkait Suspend Massal 


Kejadiannya bermula saat itu dia mendapat sebuah order pengiriman paket dari pemilik Online Shop. Tentu saja Anton senang dan segera mengambil booking order tersebut.
"Tanpa buang kesempatan lgsg ane sikat tuh order dan kirim barangnya", ujarnya lagi.


Lantas dia merasa heran, ternyata order Go-Send tersebut pemesannya adalah istrinya sendiri. Anton pun tetap menjalankan tugas dan mengantarkan barang walaupun milik istrinya, seperti yang dia lakukan jika mendapat order dari pemesan umumnya.
"Ini bukan sengaja bikin ofik (order fiktif). Tapi begitu istri ane bikin order GoSend, HP ane bunyi masuk order", lanjut Anton.


Merasa tidak pernah melakukan kesalahan, Anton kaget karena akun Gojeknya terkena suspend. Segera Anton mendatangi kantor Gojek di Kemang Timur agar permasalahannya dapat terselesaikan.
"Saat itu ane kena denda sesuai dg orderan kemaren sebesar 32rb tapi karena peraturan perusahaan dikali 2 yaudah ane bayar 64rb cz itu kesalahan ane walaupun ane blm tau hehe", katanya.


Dari penjelasan tim IT Gojek, dia pun mendapat penjelasan tentang larangan dan harus dihindari oleh para driver GoJek, seperti:  
- Dilarang mengambil order dari nomor keluarga.
- Dilarang mengambil customer yang sama dalam waktu 1 hari.
- Dilarang menyelesaikan tiga order dalam 1 jam.
- Dilarang menggunakan aplikasi terlarang.


"Saat itu hp ane di cek dan Alhamdulillah ane selalu polosan gak pake aplikasi terlarang. Pengalaman suspend bikin ane jadi tau mana yg boleh dan mana yg gak boleh", katanya kemudian. 



Baca juga: Auto Bid GoJek ~ Adalah Ilegal






source:dream
Share this article :

Posting Komentar

Silakan komentar yang baik dan sopan, sehingga menjadi media diskusi serta berbagi pengalaman.
Apabila Admin merasa, komentar Anda tidak relevan, mohon maaf jika tidak kami tayangkan.

 
Copyright © 2015 - 2018 ~ Gojek Bandung INFO
Powered by Blogger